Motor GL itu sudah berhenti di depan sebuah rumah sederhana. Beni segera turun dari motornya dan berjalan menuju teras. Saat hendak membuka pintu, ternyata sang istri sudah membukakannya terlebih dahulu. Beni pun sedikit terkejut dengan kemunculannya. "Mas Beni," panggil Bilqis dengan suara lembutnya. Menyambut kepulangan sang suami. "Assalamualaikum," ujar Beni kemudian. Pria itu berjalan mendekati Bilqis. Gadis itu pun memberikan jalan untuk suaminya. "Wa'alaikumussalam warahmatullah." Sebelum Beni benar-benar berada di ruang tamu, Bilqis mengulurkan tangan kanannya. Mau menyambut kepulangan sang suami dengan mencium punggung tangan pria itu. Beni sebenarnya tahu, namun, pria itu memilih untuk mengabaikannya. 'Mas Beni masih marah padaku?' tanya Bilqis dalam hati. Pria pirang itu b

