*** "Hari ni awak nak kemane?" Raihan membuka obrolan baru. Sudah sepatutnya hal itu ia lakukan apabila sedang sarapan di pagi hari. Bukan karena ia tergila-gila dengan kehidupan pribadi istrinya. Dia hanya ingin tahu saja. Raihan penasaran ke mana istrinya akan pergi, mengingat Adriana sangat aktif bersosialisasi di luar rumah. Wanita itu selalu memiliki waktu berfoya-foya. Mata Raihan terus melirik istrinya, menantikan jawaban dari wanita itu. "Memangnya kenapa? Biasanya kamu enggak peduli aku mau ke mana?" "Saya ni tanya. Mana bisa awak tanya balik?" Raihan memberikan satu gelengan kepala. "Aku paham. Aku hanya mau tahu alasan kamu bertanya, Mas. Apa itu sangat sulit dijawab? Ayolah. Jawab saja, lagipula aku sudah capek gelut sama kamu tiap hari." Benar juga. Raihan mengambi

