ANEYSHA "Ikut gue yuk, Sha. Penting!" ucap Jauzan tiba-tiba menghadang gue di parkiran motor. "Ada apa?" Bukan gue yang tanya, tapi Ivanka yang berada di samping gue. Karena gue udah janji sama dia nemenin dia ke toko ATK. "Gue mau ajak Aneysha cabut. Penting!" jawab Jauzan yang tetap menyebut kata penting tanpa menjelaskan maunya apa. "Gue ada janji sama Ivanka habis ini, emang ada apaan sih?" tanya gue ke Jauzan. "Zan! Jauzan!" Gue memperhatikan dia yang tampak kebingungan, bocah satu ini kenapa sih. Bikin perasaan gue jadi nggak enak. "Kalau nggak ngomong, gue tinggal. Mending lo—" "Ravel kecelakaan, Sha." "HA! KAK RAVEL KECELAKAAN? KAK JAUZAN JANGAN BERCANDA DONG!" Blank. Apa tadi dia bilang. Ravel apa? Tubuh gue mendadak lemas. Rasanya kaki gue nggak mau diajak menapak.

