“Perkenalan dulu aja, Dek,” tutur Chelsea memanas-manasi, sementara Chindai ikhlas calon adik asuhnya diperlakukan tidak layak. Sesuai arahan terbaru, anak-anak kelas sepuluh yang mengikuti sebuah ekstrakurikuler sibuk mendatangi kelas senior yang dianggap mampu mendampingi hingga hari pelantikan. Setelah Marsha, Chelsea, serta Fattah, kini giliran Chindai yang bersiap menerima junior terbaik versinya. “Katanya mau Kak Chindai jadi kakak asuhnya, kan?” sambung Marsha. “Perkenalan yang baik dan benar adalah langkah awal.” “Iya, Kak.” Dirga menunduk, tetapi mata sipitnya tidak beralih sedikit pun dari Chindai. “Nama saya Dirga Abraham, kelas X IPS 1, calon anggota ekstrakurikuler musik angkatan enam belas.” “Apa alasan pilih ekstrakurikuler musik?” Chindai berdeham sehabis mengajukan per

