Alfa tak bisa melihat gadis yang ia cintai semakin dekat dengan lelaki lain. Sesak di d**a semakin membara. Amarah menjalar, ingin diluapkan. Alfa tidak tahan dengan semua drama kebohongan. Alfa inginkan Kayla, dan ingin Kayla menjadi miliknya. Rahang Alfa semakin mengetat kketika melihat foto Kayla, dan Satria yang nampak terlihat mesra. “Harusnya aku yang ada di foto itu,” kata Alfa. Kelakuan Alfa sungguh tak sopan, bahkan jauh dari kata sopan, karena tidak bisa menghargai privasi Kayla. Ia masih saja mengotak-atik gawai perempuan itu. Puluhan chat masuk, namun Kayla belum juga sadar. Ide licik terlintas di kepalanya. Alfa membuka chat Satria, ada 100 pesan belum terbalaskan. Satria mencari Kayla, dan menanyakan keberadaan perempuan itu. “Maaf, Kay. Aku harus ngelakuin ini. supa

