bagian 35 (pemakaman siapa?)

1129 Kata

“Good morning,” sapa Satria yang tertidur di samping Kayla. Posisi mereka kini berhadapan. Perlahan Kayla membuka matanya, ia tersenyum menatap Satria, seakan melupakan perdebatan tadi malam. “Kamu libur?” tanya Kayla. “Iya, tapi … nanti malam aku ada jadwal manggung.” Kayla memanyunkan bibirnya. “Kenapa begitu?” tanya Satria. “Nggak papa,” jawab Kayla singkat. Satria merapatkan tubuhnya ke tubuh Kayla. Kini mereka saling berpelukan. Namun, tiba-tiba Kayla kepikiran dengan Waluyo. Melihat raut wajah Kayla berbeda, Satria jadi heran. “Ada apa?” tanya Satria. “Aku kepikiran sama Waluyo. Kok, tumben banget dia kaya  gitu,” jawab Satria. “Mungkin Cuma firasat kamu aja kali,” ujar Satria, dan kembali memeluk tubuh Kayla. Ketika ingin bermesra-mesraan tiba-tiba Fitri menggedor pintu Kay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN