Kayla sedang mengdengarkan music, wanita cantik itu duduk di depan rumah tepat di depan pintu. Beberapa menit kemudian, sorot lampu mobil menyilaukan pandangan Gadis itu menutup matanya menggunakan kedua tangan. Memperhatikan dengan intens siapa yang akan turun dari mobil. Mencelos hatinya ketika melihat siapa yang datang. "Om Waluyo,” lirih Kayla. Lelaki paruh baya datang dengang seutas senyum di bibirnya, Kayla langsung membuang muka, kemudian berdiri. Hatinya berkecamuk merasakan sakit, kecewa, pedih, Menjadi sat. ia tidak ingin melihat sang Waluyo, laki-laki yang sudah menghancurkan dirinya. Ketika ia ingin masuk, tiba-tiba Waluyo memanggilnya. "Kay.” Wanita itu tidak menggubris, pura-pura tidak mendengar. Waluyo menarik lengan Kayla, gadis itu menepisnya dengan kasar. "Jangan

