Dititipkan

1216 Kata

Jack yang merasa sangat terganggu dengan orang yang sudah datang tanpa permisi itu, hingga membuat ciuman panasnya terhenti, langsung menoleh ke arah sumber suara. Ingin rasanya ia marah karena sudah membuatnya kesal, tapi ia tidak bisa melakukannya saat ini. “Apa kau sudah selesai?” tanya sosok pria itu dengan nada dingin dan tanpa ekspresi sedikit pun. Orang yang akan melihatnya tidak akan bisa membedakan raut wajahnya, kecuali ketika sedang marah saja. “Sudah Paman. Kenapa malah Paman sendiri yang datang ke sini. Apa Daddy meminta Paman yang mengambil alih tugas dariku?” tanya Jack penasaran. Sesungguhnya ia tidak menyangka jika pria datar asisten sang ayah yang datang, yaitu Ricco. “Tidak. Sebaiknya kau cepat pergi sebelum musuhmu datang terlebih dahulu, aku akan menjaganya untukmu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN