Jack tengah menunggu istrinya, Helena, yang sedang bersiap untuk berangkat ke kantor perusahaannya. Pria itu memperhatikan jam tangannya berulang kali, karena Helena tak kunjung datang setelah beberapa waktu yang cukup lama. Hingga beberapa menit kemudian, matanya tertegun saat melihat pemandangan indah yang ada di depan mata. Helena sudah berdiri tegak di hadapannya menggunakan dress merah selutut dengan bahu yang cukup terbuka. Bahkan, matanya mampu melihat dua bukit Himalaya yang sintal dan padat milik istrinya dengan penuh gairah, hingga sesuatu yang ada di bawah sana mulai menegak dan memberontak minta dikeluarkan. “Apa kau sengaja ingin menggodaku, hm? Atau kau ingin menggoda pria lain di luar sana?” tanya Jack dengan penuh selidik seraya mendekat ke arah sang istri. “A-apa maksu

