“Ma-maksud Bos? Nyo-nyonya tadi ada di dalam,” jawab salah satu bodyguard dengan gugup. “Apa kalian tidak menjaga istriku dengan baik? Istriku kabur dan kalian masih di sini!” Bugh! Bugh! Bugh! Bugh! Jack memukul dua bodyguard yang ada di hadapannya dengan membabi buta secara bergantian. Rahangnya mengeras, matanya memerah, dan dadanya naik turun saat merasakan amarah yang hampir saja menguasai dirinya. “Cepat cari istriku ke segala penjuru rumah sakit, dan temukan dia sampai dapat! Kalian akan tahu akibatnya, jika istriku tidak kembali.” Ucap Jack dengan tegas dan sorot mata yang tajam. Akhirnya Jack segera menghubungi para bodyguardnya dan dikerahkan untuk mencari istrinya. Dadanya masih bergemuruh menahan sesak, saat kehilangan Helena. Ia berjanji tidak akan pernah membiarkan wanit

