Jack mendorong Helena dengan keras hingga tersungkur ke tanah. Wanita itu meringis kesakitan seraya memegangi lehernya yang terasa sesak. Ia hampir mati di tangan pria kejam yang menjadi suaminya. Napas Helena terengah-engah untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, dan berusaha untuk tetap sadar. Dengan tubuhnya yang lemah, ia mulai bangkit seraya melihat ke arah Jack yang masih bergeming di tempatnya. ‘Aku ingin melihat seberapa kuat kau akan menentang ku, Helena. Lari sejauh apapun dirimu, tetap akan jatuh dalam genggaman ku,’ batin Jack tersenyum Devil. Ia memperhatikan istrinya yang lemah sedang berusaha untuk berdiri. ‘Jack, nama mu akan ku ingat dalam memory kebencian ku. Kau tidak pantas untuk mendapatkan maaf dariku, entah itu besok, lusa, atau pun seterusnya. Kau tidak akan pe

