Kabur

832 Kata

Helena terbangun di apartemen yang terasa seperti penjara baginya. Ponselnya telah lama diambil oleh Jack, dan dia tidak punya teman yang bisa dia hubungi untuk meminta bantuan. Setiap hari terasa seperti mimpi buruk yang tiada akhir. "Ughh, pinggangku sakit sekali. Apa dia sudah pergi?" tanyanya saat tak melihat keberadaan Jack di dalam kamar mereka. Pagi itu, setelah Jack pergi ke kantor, Helena duduk di meja makan, memikirkan rencana apa yang bisa diambilnya. Dia tahu bahwa tinggal di sini hanya akan memperburuk keadaannya. Dengan hati-hati, dia mulai memeriksa apartemen, mencari celah atau alat yang bisa membantunya melarikan diri. Helena menyadari bahwa jendela di kamar tidur memiliki kunci yang mungkin bisa dibuka dari dalam. Namun, apartemen ini berada di lantai yang cukup tinggi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN