Serangan mendadak

1115 Kata

Jack membuka pintu kamarnya dengan cepat dan mengamati seluruh kamar tersebut, tapi isinya kosong. Wajah yang sejak tadi tersenyum kini seketika berubah masam. Jack menggertakkan giginya dengan sorot mata yang tajam. Baru saja ia ingin membuka pintu kamar mandi, tiba-tiba saja pintu itu terbuka. Pintu terbuka hingga menampilkan sosok wanita cantik yang hanya menggunakan sehelai handuk yang melilit di tubuh indahnya. Rambut yang basah dan menetes membasahi pundaknya semakin menambah kesan seksi dalam dirinya. Jack yang hendak marah pun langsung mengurungkan niatnya, dan malah membulatkan matanya dengan sempurna, saat melihat pemandangan yang begitu indah di depan mata. Jantung Jack semakin berdetak dengan cepat, dan membuat wajahnya memerah akibat menahan gairah. Sedangkan Helena, wanita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN