71. Yunita?

1879 Kata

"Boy udah gede. Makin ganteng aja, ya," puji Liana, yang kini sudah duduk bersama aku dan Boy. "Terima kasih, Mama," sahut Boy. "Boy," tegurku. "Panggil Tante Liana aja," sambungku. "Papa bilang dulu Boy panggil dia Mama," tukas anak itu. "Hih," geramku. "Udah, enggak apa, James. Itu 'kan benar." Liana menyela perdebatan kami. "Dulu, waktu usia kamu berapa tahun itu, ya? Waktu kamu baru bisa jalan. Kamu panggil Tante ini Mama." "Iya, Boy tau. Papa cerita. Papa juga lihatin foto Mama waktu kita jalan-jalan ke mal," tutur Boy dengan semangatnya. Haduh, malunya. Mau ditaruh di mana ini muka gue? Masa mau tukeran sama wajah manekin, sih? "Kamu masih inget, Boy?" tanya Liana. "Sedikit. Waktu itu Boy suka ikut Papa narik ojeg, motor punya Ayah Syahid," jawab Boy. "Iya. Waktu itu kamu l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN