Terdapat perubahan mendasar pada sikap Ruslan setelah Rendy menyatakan keinginannya untuk turut campur menengahi masalah Fadlan. Pembawan Rendy yang sigap dan dan serius pastilah telah meyakinkan pria itu bahwa dirinya juga bisa diandalkan. Ia bukanlah sosok yang sok lurus, belagu, suka cari perhatian dan sok alim seperti cerita Torro dulu. Sesungguhnya Rendy tak pernah mengira bahwa sejak awal berkenalan, Ruslan telah memiliki ekspektasi tersendiri terhadap dirinya. Sejak awal berkomunikasi, Ruslan benar-benar menyangka bahwa Rendy adalah anak yang congkak dan menyebalkan. Pendapat Torro yang berat sebelah telah meracuni pemikiran Ruslan. Kini, rasanya seperti Rendy harus mengulang dari awal. Egonya berkeinginan membuktikan pada Ruslan bahwa dirinya tak seburuk anggapannya. Tentu bukan

