Rendy bolos kuliah hari ini, dan ia berharap aksinya takkan diketahui oleh keluarganya. Terutama oleh ayahnya. Demi apa pun, jangan sampai pria tua itu tahu, bahwa dirinya mangkir dari kampus untuk mengunjungi rumah Ruslan lagi. Kenyataannya adalah, hal ini tak pernah direncanakan. Sepagian tadi Rendy memang bersiap-siap pergi ke kampus, tak pernah ada bayangan dirinya akan menghabiskan waktu sepanjang hari di kediaman sang mekanik. Malahan ia sudah sempat berada di depan gedung universitas, menanti kedatangan Ruslan yang akan mengantarkan barangnya yang tertinggal---sesuai janji pria itu semalam. Keadaan jadi tak beres ketika orang yang dinantikannya tak kunjung datang, padahal SMS yang berisi alamat universitas sudah ia kirim tepat setelah bangun tidur---dan tak mendapat balasan apa p

