“Seira, apa kamu tidak bisa izin hari ini?” Terdengar suara Aldo memohon dari seberang. Pagi sekali Aldo menghubungi Seira karena tidak mendapati kekasihnya di rumah. Lelaki itu menghampiri Seira sebelum kekasihnya berangkat ke kantor. Ia hanya ingin menyampaikan pembicaraannya dengan sang ibu. “Nggak bisa, Mas.” Seira melihat Aurel yang masih tertidur. Semalam Seira akhirnya memutuskan untuk tinggal dan menemani Aurel tidur. Sedangkan Adrian, lelaki itu memutuskan tidur di sofa.Ia berhasil membujuk Seira untuk tetap tinggal dan menemani Aurel. Ia tidak ingin saat bangun Aurel tidak bersemangat karena Seira pergi. “Bagaimana kalau nanti malam aku jemput?” “Apa ada hal penting yang harus kita bicarakan? Kalau nggak ada besok saja kita ketemu.” Seira menutup teleponnya. Ia tidak tahu har

