Juragan minyak

1981 Kata

Matahari sudah bersembunyi, suara jang kring dan juga kumbang malam mulai meramaikan desa Krantil malam ini. Tak hanya itu, burung hantu dan juga luwak / musang pun ikut bernyanyi juga untuk menyapa malam. Di rumah besar kanjeng Kaseni, semua orang berkumpul untuk makan malam. Nasi kuning yang masih hangat bersanding dengan pas dengan urap daun pepaya yang bercampur dengan daun luntas. Selain menyamarkan pahit di rasa, juga berkhasiat untuk menghilangkan bau badan. Tak lupa sayur buah pepaya yang belum masak, alias masih putih itu, dimasak dengan cara dioseng dan lumayan pedas, membuat semuanya semakin nikmat saja. “Nduk, nanti tidur dulu saja.” ucap kanjeng Kaseni di sela makannya. “Mau ke mana to, Biyung? Biyung juga cuwantik banget malam ini.” puji Sekar ke Biyung-nya itu. Kebaya ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN