Aku iso

1441 Kata

Kanjeng Kaseni baru saja sampai di rumah besar yang ditinggalinya. Rumah besar ini masih saja ramai meski bekas terop / pelaminan sisa semalam sudah dibersihkan. Kanjeng Kaseni segera masuk ke rumah dan berniat beristirahat, jarak antara desa yang ditinggalinya dan rumah tuan Gimin jauh meski tidak memakan waktu sapai seharian, ditambah dengan jalan yang masih dari tanah dan juga batu di beberapa bagian, membuat tubuh kanjeng Kaseni merasakan lelah dan pegal saat ini. Rumah inti cukup sepi, membuat kanjeng Kaseni heran, di manakah putri semata wayangnya saat ini? Tidak biasa putrinya itu tidak menyambutnya saat pulang dari mana pun seperti saat ini. Kanjeng Kaseni pun berniat ke kamar putrinya itu hanya untuk memastikan jika Sekar memang berada di luar rumah sampai tidak menyambut kedatan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN