44. Angkat Kaki dari Rumahku

1012 Kata

Dua bulan kemudian di vila Sky Hill. "Jadi, apa yang harus kita lakukan, Kek?" tanya Izora tidak sabar. Izora menatap kakeknya lekat, bahkan Shan pun tidak mengedipkan mata sedikit pun. Pria itu terlalu penasaran dengan rencana apa yang sedang Adiyaksa pikirkan. Apalagi setelah mengetahui semua kebenarannya. Adiyaksa menyentuh dagu dan menjawab, "Kalian bilang sudah mengumpulkan semua bukti, bukan?" Setelah melakukan tes darah dan mengetahui hasilnya, Adiyaksa melakukan perawatan intensif. Kini, pria tua itu sedang duduk tegap di sofa dengan raut serius. "Iya, Kek," sahut Izora mengangguk. "Ya, betul. Dokter dan perawat yang ditugaskan Danadyaksa untuk menyuntikkan cairan ke tubuh Kakek sudah kami amankan," kata Shan menimpali. "Bagus. Sekarang kita pulang ke rumah dan usir mereka s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN