Rahasia Tissa

2254 Kata

Sebuah foto terpampang di layar ponsel yang baru saja kugeser layarnya. Foto paling manis yang aku simpan sejak lama. Pokoknya foto bersejarah selama diri ini jadian dengan cowok kaku, sengak, dan sekarang bertambah satu predikat baginya, yaitu nyebelin. Masih teringat jelas bagaimana foto tersebut diambil, berlatar tenda dengan suasana remang berhiaskan api unggun. Saat itu aku mengacungkan tanda damai, sedangkan Dito hanya tersenyum simpul. Ya, memang itulah ciri khasnya, tak berubah sampai sekarang. Padahal sedang foto penting, sekali seumur hidupnya. Ah, ingat itu jadi sesak d**a ini. Pertama kali Dito menyatakan perasaannya padaku, terasa begitu romantis dan membekas. Dia itu terkenal sebagai cowok yang susah ditebak. Waktu itu dia nyanyi sambil main gitar. Aku pikir hanya nyanyi b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN