Dany sudah berkali-kali mencoba merelakan el, namun masih saja tidak bisa. Perasaannya masih sama. Dany mengusap wajahnya kasar. Pikirannya masih saja kacau. Dany pulang ke rumah dengan sempoyongan memegangi kepalanya. "Tuan muda ayo saya bantu."ucap Sam. "Gak perlu, gue masih bisa sendiri."jawab dany masih berusaha untuk berjalan menuju kamarnya. Saat mau masuk kamar, dany berhenti sejenak melihat kamar el yang ada di depannya. Dany pun memilih masuk ke kamar el. Dan melihat el sedang tidur. Dany menutup pintunya dan perlahan mendekati el supaya tidak terbangun. El merasakan kehadiran seorang pun terbangun. "Dany."El langsung menutup tubuhnya rapat dengan selimut karena el hanya memakai baju tidur tanpa lengan dan bertali kecil seperti bra. Dany terus memandangi wajah el tan

