Cermin Retak.

1114 Kata

Tak seorangpun di sana yang berani buka mulut. Tubuh mereka meremang. Tamparan itu tak cuma mengunci telak mulut Stela, namun juga simbol peringatan. "Kamu dengar saya? Sudah cukup kamu ganggu keluarga ini," Pupil Stela bergetar murka. "Persetan." Namun dua detik selanjutnya, mantan istri Althaf itu menarik tangannya tinggi-tinggi. Sebuah tamparan nyaris melayang. Matanya berkilat gelap— Namun secepat kilat, gerakannya tercekal oleh Althaf. Ia menyerobot di tengah argumen kedua perempuan itu. Tubuh Stela terjengat mundur. Lana ikut tergeragap. Seisi aula membeku di tempat. "Kamu dengar dia? Hentikan." desis si lelaki. Ia dorong mantan istrinya mundur. "Kamu mempermalukan diri kamu," "Di sini kamu rupanya, Althaf. Kenapa, mau bela pacar baru kamu?" Beberapa orang saling lirik. Jant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN