"Segitu susahnya buat lepas dari Althaf, hah?" Darrel mendamprat dengan ucapannya. Lana tertunduk bersalah. "Aku tinggal sebentar kamu udah kabur ke dia. Kamu sebetulnya serius nggak sih, berubah demi aku?" "Aku nggak kabur, Rel." "Terus tadi apa?" gurat kecewa terlukis di wajahnya. Ia rebut gelas champagne dari tangan Lana dan nyaris melempar ke lantai. Seorang pramusaji melintasi mereka—yang kini tengah berargumen di koridor. "Aku cuma minta satu hal; jaga jarak dari Althaf. Sesusah itu?" "I'm sorry, Darrel. Aku nggak sengaja lihat dia di balkon sendiri dan...ya, kamu benar. Itu salah aku." "Ya. Itu salah kamu. Dalam semalem kamu berubah dan sekarang balik lagi ke setelan awal. Jangan-jangan sikap kamu ini cuma pura-pura?" Keringat dingin mengaliri tengkuk Lana. Ia tergeragap d

