Kado Berisi Bom.

1111 Kata

...Apa? Istri Althaf? Lana merasakan tubuhnya mulai kebas. Pupil matanya bergetar dengan bibir kaku. Seolah ada rudal yang jatuh dari atas hingga meledak berkeping-keping. Matanya terpaku pada sosok yang disebut 'istri Althaf' di hadapannya itu. Lelucon apa-apaan ini?! "Salam untuk semuanya. Saya izin bergabung petang ini." Stela memegang dadanya, menunduk sopan dengan anggun. Di kepala Lana banyak sekali gelembung pertanyaan. Namun jiwanya seolah terserap ke udara dan meninggalkan raga kosong tak berdaya. Tak berbeda dari Lana, Althaf juga terkejut bukan main. Dia tak mengira Stela akan muncul macam kilat di siang terik. Mabuknya hilang sambil berjalan mendekat. "Stela…" "Halo, sayang." Stela menghambur ke sang suami. "Maaf aku nggak ngabarin—aku mau kasih surprise. Jangan mara

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN