Aryo telah menelurkan makhluk yang gagal ia rawat semasa hidupnya. Telur itu menetas, tumbuh, dewasa menjadi Atlana. Saat putrinya mengucap, "Nggak usah pura-pura marah. Toh, aku dan papa sama, kan?" Aryo seolah terlempari logam ketapel. Itulah pertama kalinya ia merasa kalah. Dari semua pria di dunia, kenapa Lana harus berselingkuh dengan kakak iparnya sendiri? Perusahaannya baru saja akan melambung, kini terancam runtuh. Usai argumentasi itu, Aryo memutuskan menerima magang putrinya. Lana akan bekerja hingga empat bulan ke depan. Di hari pertama berkerja, menu sarapan Lana adalah setumpuk dokumen yang menanti digarap. Ia tak 'diantar' pembimbing magang kampus dan segera mempelajari tupoksi. Wanita berambut sedagu itu merasa kepalanya nyaris meledak. Membolak-balik dokumen seperti

