Rumah Kabin dan Pantai.

1079 Kata

3 Tahun Lalu. Pasca peristiwa OSPEK itu, Darrel semakin rekat dengan Stela. Komunikasi mereka terbangun karena sama-sama 'melek' isu politik. Mereka terjun ke aksi demo, mengampanyekan keadilan, menjadi pemuda-pemudi yang terbakar semangat juang. Darrel pernah terciprat gas air mata saat aksi. Untung saja ada Stela yang sigap menyeret tangannya menjauh. Ia bawa Darrel untuk membasuh muka, lalu memberinya sapu tangan. "Baiknya kamu pulang sekarang, periksa mata ke dokter. Jangan dibiarin lama-lama." "Kenapa mau nolong saya?" Darrel justru bertanya. "Kenapa kakak nolongin saya di area yang full gas air mata? Bisa aja kakak ikutan kena." Senyum cantik yang sedikit genit itu terulas. "Nggak ada alasan—aku nggak mau kamu kenapa-napa. Nggak ada tenaga medis di sini. Posko medis udah roboh."

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN