Hidup cukup dan pas-pasan

1063 Kata

Seharian kemarin Abim sama sekali tidak di izinkan keluar dari rumah. Hari ini Abim sudah mulai masuk ke kantor, tapi dia tetap tidak bisa bebas. Sebenarnya dia tidak keberatan, karena Abim sendiri yang mengajak Gia ikut ke kantor. Hanya saja, Gia sungguh-sungguh tidak membiarkan Abim jauh dari pandangannya. Saat ke toilet pun dia masih harus izin pada istrinya itu, keterlaluan bukan sih? Tapi Abim masih tahan, dia sayang dan cinta. Mama dan Papanya juga melakukan hal demikian, mereka bertahan hingga saat ini. Jadi, apa susahnya jika Gia selalu ikut dengannya? Abim berusaha dengan sabar untuk meladeni Gia. Biar bagaimana pun juga, Gia adalah pelita hatinya. Brak Pintu ruangan Abim di dorong kasar oleh seseorang. Tidak lain tidak bukan, dia adalah Ricky. Tampaknya dia sangat kacau har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN