S E L A M A T M E M B A C A * * * * * * Dei menatap nanar benda kecil di tangannya. Entah hatus bereaksi seperti apa, antara bahagia dan juga duka. "Aku hamil..." gimana Dei pelan. Dia menatap pantulan dirinya sendiri di depan cermin. Mengamati lamat-lamat wajahnya, mencoba menyelami perasaannya sendiri. Sudah beberapa hari Dei mulai merasa ada yang aneh dengan dirinya sendiri, perasaanmu juga kerap kali berubah dengan drastis. Tubuhnya merasa ada yang tidak beres, belum lagi siklus bulanannya yang terlambat datang. Akhirnya malam ini Dei memberanikan diri menguji kekhawatirannya. Ternyata benar, dia hamil. Dei merasa buram, pikiranmu sedikit kacau. Apa yang harus dia lakukan, bagaimana mungkin dia hamil untuk saat ini. Ini akan membuat semuanya menjadi rumit. "Sayang..." Dei men

