"Kamu serius mau pulang naik angkutan umum?" tanya salah satu dari karyawan di sana. Nana yang sedari tadi menatap hujan angin di luar menoleh sekilas, ia sendiri juga tidak yakin. Sedangkan kondisi minimarket benar-benar kosong pengunjung. Hanya beberapa terlihat memilih berteduh di selasar. "Hujan deras seperti ini aku tidak yakin masih ada angkutan yang masih jalan," lanjut yang lain menimpali. Jarum jam memang belum berhenti tepat di angka tujuh, harusnya masih banyak angkutan yang jalan. Biasanya, tapi jika hujan tak berhenti seperti ini, rasanya lebih baik memilih tinggal daripada harus beradu dengan angin di jalan. Sebenarnya, gadis itu sudah diperbolehkan pulang lebih awal. Mengingat hujan rasanya akan awet sampai malam. Akan tetapi ia sepertinya kurang beruntung, angin turut a

