36. Keadaan memalukan

1435 Kata

"Eh?! Kak Agil kenapa tidur disini?" Moti bertanya dengan suara serak, gadis itu baru saja bangun tidur. Agil membuka matanya, ia menatap wajah sang adik. Moti terkejut melihat tampang sang kakak. "Ooh?! Mata kak Agil bengkak begitu? Merah lagi, woohoo Momok tahu nih, kak Agil habis nangis yah?!" ujar Moti heboh. "Sok tahu kamu-ekhem...," suara Agil serak, bahkan nyaris tak terdengar. "Hiii itu kan, kak Agilnya nangis... Bunda!" Moti berteriak ke arah luar. Agil kalang kabut, ia mencoba meraih adiknya. "Eh Momok, jangan ngaur kamu," kesal Agil, suara serak itu lagi. Moti berlari-lari kecil keluar kamarnya dan memanggil bundanya. "Bunda! Bunda!" "Momok stop!" seruan serak dari Agil. "Bunda! Bunda! Kak Agil nangis loh!" seru Moti turun mencari sang ibu di dapur. Tak Tak Tak Ag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN