Sudah dua hari sejak Bagas dibawa pulang. Sejak terakhir kali aku, Ibu dan Bapak mengurus Bagas di rumah sakit, dokter bilang pada Bapakku kalau Bagas bisa dirawat sendiri. Lagi pula, lukanya juga tidak serius, sendi di pergelangan kaki Bagas hanya sedikit terkilir. Hanya butuh beberapa hari sampai Bagas bisa benar-benar kembali berjalan lagi. Dan hari ini, aku bersama Tiara, Ucup dan Saga sedang berjalan menuju rumah Bagas. Entah apa yang membuat mereka jadi tiba-tiba ingin menjenguk Bagas. Mungkin dua hari tidak diganggu Bagas membuat hidup mereka tidak tenang. Begitu sampai, aku bergegas menuju rumahku. Paling tidak, aku mengganti seragamku dulu. “Lo mau ke mana, Dis?” tanya Tiara. “Ganti baju dulu.” Tiara hanya mengangguk, kemudian ikut mengekori Ucup yang kini sudah teriak-ter

