Aku menatap ke belakang Indra dan menemukan Puspa yang sedang menatap rajam ke arahku. Dia kemudian melenggang pergi. Aku lantas menatap ke arah Indra. “Udah selesai?” tanyaku terkeju. Indra menarik kusi di sebelahku dan kemudian duduk disana. “Udah sayang,” sahut Indra. “Hai, Indra. Gue Arya. Masih inget nggak? Gue dateng ke nikahan kalian waktu itu.” Aku kemudian menatap ke arah Arya. “Lo makan disini?” tanya Indra. Arya menganggukkan kepalanya. “Eh sorry nih ya. Gue kira Vira dateng sendiri tadi. Kebetulan soalnya gue sendirian juga jadi main gabung. Gue pindah meja kalo gitu ya?” Aku menatap Arya. Padahal aku berniat untuk berbincang lama dengannya karena pasti akan sangat seru. Hanya saja aku juga penasaran ingin bertanya pada Indra kenapa dia cepat sekali bicaranya. “Makan

