Begitu sampai basement, Pak Nanang dengan sigap membantuku membawa barang-barang. Padahal sebenarnya aku bisa sendiri. Saat aku minta bawa sendiri saja, beliau menolak. “Kan emang tugas saya, Mbak. Lagian tadi Mbak Vira juga udah beliin minum pas mampir.” Jadinya ya aku Pak Nanang membawakan belanjaan sampai apartemennya Indra. Beliau langsung mengajakku masuk ke apartemen. Awalnya aku ingin bertanya kepada Pak Nanang terkait keberadaan Indra. Sebab begitu memasuki apartemen, suasananya terasa sangat sepi. Akan tetapi belum sempat aku mengeluarkan suaraku, aku sudah melihat Indra di meja makan. Dengan dua laptop dan terlihat sangat fokus. Indra menyadari kedatangan kami dan langsung bangkit dari duduknya. Ia membantu Pak Nanang terlebih dahulu meletakkan belanjaan di atas meja dapur.

