Rega merasa sedikit aneh dengan ruangan tersebut, ia memiliki feeling kalau ternyata ini adalah jebakan dari Riko. "Kalian harus tetap berhati-hati," peringat Rega melalui earphone, pada anak buahnya. Rega sangat waspada pada ruangan tersebut. Ia sudah memegang pistol yang siap ya tembakan pada siapa saja yang mengganggunya. Di ujung ruangan tersebut, ada dua lorong. Rega memutuskan untuk membagi dua pasukannya. Rega berjalan menuju lorong kiri, bersama beberapa anggotanya. Wuusshh Tiba-tiba ada asap yang mengepung mereka. "Sial! Tutup mulut kalian!" titah Rega. Dan di saat itu juga Rega di serang oleh beberapa orang suruhan Riko. Dengan keahlian bela dirinya, Rega bisa menghabiskan musuh mereka. Walaupun satu anggotanya ada yang gugur. "Sialan! Kita di jebak, habisi semua yang

