BAB 30 - Evan siuman

1114 Kata

Saat Vania menangis tersedu-sedu sambil menggenggam tangan Vanya. Tiba-tiba saja Vania merasakan jika tangan Vanya bergerak. Vania sekarang melihat ke arah tangan Vanya. Benar saja ternyata tangan Vanya bergerak. "Dokter... Dokter..." panggil Vania, tidak lama dokter datang menghampiri Vania. "Dokter tangan nya bergerak!" Vania menunjukkan tangan Vanya, dan benar saja apa kata Vania tangan Vanya sudah bergerak-gerak. Dokter segera memeriksa keadaan Vanya, Vania segera memberi space untuk dokter memeriksa Vanya. "Bagaimana dok? Bagaimana keadaan adik saya?" Dokter itu segera menoleh ke arah Vania. "Keadaannya sudah jauh lebih baik, sebentar lagi pasti Nona Vanya akan segera sadar." ucap sang Dokter. Dan benar saja, tidak lama dokter itu berbicara hanya kini perlahan membuka matanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN