Jatuh Hati

1866 Kata

Jatuh Hati NIRINA terkekeh tatkala Fadia bertanya mengenai sejauh mana hubungan Nirina dengan Dani. Fadia mendengar dari beberapa teman sekelasnya, jika Nirina acap terpergoki tengah bersama Dani, hanya berdua. “Ko malah ketawa sih?” Fadia kesal sembari menautkan kedua alisnya yang bagus. “Ditanya serius, malah bukannya jawab. Ini dibalas ketawa.” “Lucuuuu!” seru Nirina. Telunjuknya mengarah depan muka Fadia. “Ketahuan deh kalau kamu cemburu!” Fadia segera menggelengkan kepalanya kuat-kuat. “Nggak, ko. Ngapain juga cemburu?” “Masa?” Nirina seperti tak percaya. “Heran denganmu, ko sekarang malah meragukanku. Mentang-mentang kamu lagi dekat Dani,” ucap Fadia. “Bukan meragukanmu. Tapi… kamu berusaha menyembunyikan perasaanmu sendiri,” ucap Nirina. Fadia mendesah. Sebenarnya, ucapan Nir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN