Kreeeeeeeek!!!

1877 Kata

Kreeeeeeeek!!! SABTU siang. Pukul tiga belas kurang lima belas menit. Di sebuah sekolah dasar. Di ruang kelas enam. Fajar tengah sendirian depan layar laptop. Di dinding yang berada di hadapannya, menempel papan digital. Baru usai menayangkan musik lawas kesukaannya. Kini, Fajar lebih memusatkan perhatiannya pada layar laptop. Sembari berselancar di media sosial, ia pun mengerjakan tugas yang seharusnya dikerjakan Bunda Dewi, kakaknya. Tersebab Bunda Dewi tengah pulang ke Cibiru, ia meminta Fajar menyelesaikan tugas administrasi yang harus segera dikumpulkan dan harus ditandatangani terlebih dahulu oleh kepala sekolah untuk persiapan menghadapi supervisi kelas. Di luar, sepi. Halaman pun tentu sepi. Satu jam lalu, anak-anak sekolah ini baru saja bubar. Saban Sabtu memang begitu, terkada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN