Hari itu, Valerie banyak menghabiskan waktu dengan Sovia. Ia membeli beberapa kebutuhan dan juga terselip pakaian dinas yang sengaja diberikan. Rasanya sungguh bahagia ketika hubungannya tak terhalang restu orang tua. “Mama bukan orang kuno yang melarang hubungan sebelum pernikahan. Lagipula, Axel lama di luar negara. Jadi, Mama ga pernah khawatirkan hal itu. Kalian bebas lakukan apapun, asal Axel merasa puas.” Setelah mengenakan gaun malam, ia berniat menggoda Axel di kamarnya. Valerie teringat bagaimana Sovia benar-benar memberikannya jalan. Seperti jalan tol, hubungannya dengan Axel terasa lancar tanpa kendala. Ia sengaja mengurai rambut panjang nan bergelombang, lalu memakai wangi-wangian agar menggelitik hasrat sang kekasih. Tiba di depan kamar utama, Valerie membuka pintu. Bet

