Bagian 101

1070 Kata

*** Sienna tidak bisa membantah lagi. Terlalu takut pada ancaman Gilang, dia pada akhirnya patuh untuk pulang ke Tangerang bersama sang mama. Tidak seminggu dua minggu, Sienna diminta untuk menetap dalam jangka waktu yang lama, sehingga niat untuk menjual apartemen miliknya pun dibatalkan. Tidak sekadar niat, Sienna sudah menghubungi Sadam, sehingga sore ini dia hanya tinggal pulang bersama sang Bunda. "Sienna, sudah selesai siap-siapnya? Ayo, Sayang. Udah sore." Sienna yang masih menetap di kamar, menoleh setelah suara Arunima terdengar dari depan pintu. Beranjak dari kursi rias, dia bergegas menemui sang bunda. "Bunda," panggilnya, setelah pintu terbuka. "Udah siap?" tanya Arunima. "Kamu sama Bunda dan Mbak Retno ya. Mas Gilang biar sendiri pake mobilnya." "Bunda nyetir?" tanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN