Bagian 263

2546 Kata

*** "Aku ke kamar dulu kalau gitu. Makasih karena udah luangin waktu, dan maaf karena ganggu malam pertama kamu sama Naren." Setelah mengobrol cukup lama dengan Gianna, kalimat pamit tersebut akhirnya Galanio lontarkan. Sudah mengungkap permintaannya pada sang adik, Galanio lega karena tanpa penolakan, Gianna bersedia mengabulkan apa yang dia minta. Bukan sesuatu yang memberatkan Gianna, Galanio hanya meminta sang adik untuk merahasiakan kehamilan, jika seandainya nanti sebelum Sienna, Gianna lebih dulu mengandung. Terkesan egois? Mungkin iya, tapi Galanio tidak punya cara lain, karena meskipun nantinya Sienna akan berkata baik-baik saja, dia yakin sang istri pasti sedih jika seandainya Gianna lebih dulu dipercayai Tuhan untuk mengandung seorang anak. "Kamu enggak ganggu, orang aku sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN