"Musuh hanya menyerang apa yang mereka lihat. Kita harus menjadi hantu di dalam sistem, mengarahkan mereka ke dalam cermin yang mereka ciptakan sendiri."— Ghea Gemalia Saputri Di sebuah kontrakan sederhana di pinggiran Solo, Jawa Tengah, Aliando dan Fatma bekerja di bawah tekanan luar biasa. Setelah pesan bersandi terkirim dan Mahardika membalas, mereka tahu waktu mereka sangat sempit. Faksi Gelap tidak akan lama lagi melacak lokasi mereka, apalagi setelah Mahardika memainkan drama di media sosial. "Mereka pasti mengira aku lari karena dana palsu itu, Fatma," ujar Aliando, matanya yang tersembunyi di balik kacamata menatap layar laptopnya yang memancarkan cahaya hijau kode-kode. "Mahardika sudah memainkan perannya dengan sempurna. Sekarang giliran kita." Fatma merapikan semua data ca

