Bab 33 : Kebohongan Manis

1274 Kata

"Kebenaran bukanlah apa yang kamu lihat di lensa, melainkan apa yang kamu cari di balik frame." — Ghea Gemalia Saputri  Penerbangan dari Semarang ke Kupang telah membawa Mahardika ribuan kilometer jauhnya dari garis tembak Wonosobo. Misi resminya: liputan eksklusif mengenai kinerja Kejaksaan Tinggi NTT dalam penanganan kasus penyelewengan dana BUMD. Misi rahasianya: menciptakan ilusi pengalihan fokus bagi jaringan Kurator. Mereka harus yakin Mahardika, sang jurnalis pemburu, kini sibuk berburu di timur. Mahardika sudah menginjakkan kaki di Kupang. Udara tropis yang panas langsung mengingatkannya pada Sanggau, tempat Ghea pernah diasingkan. Namun, pikirannya hanya terfokus pada Ghea, yang kini sendirian menghadapi Otto Simanjuntak. Di lobi hotel Kupang, Mahardika menelepon Ghea. "Suda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN