Perbincangan hangat dan menyenangkan, aku dan Ariska menghabiskan waktu yang cukup banyak selama menunggu Samuel tiba. Namun hal yang membuat Kami terkejut saat mobil Diva tiba di rumah jauh lebih cepat dari biasanya. Mendapati pria itu kembali lebih awal membuat aku bersama dengan Ariska saling bersi tatap satu sama lain. Rasa khawatir yang dirasakan oleh kami berdua dan juga ketakutan sedari tadi benar-benar terjadi ketika hari ini tidak akan terjadi sesuai rencana, melihat Diva berjalan keluar dari mobilnya dengan raut wajah tersenyum. Dia membawa beberapa bingkisan ke arah di mana kami berdua duduk di kursi taman halaman rumah. "Apakah kalian sedang menikmati suasana di sore hari, aku membelikan makanan untuk kalian?" tanya Diva. Dia mengeluarkan satu bingkisan cake coklat dengan

