“Di mana Kinar?” masuknya Zidan ke kamarnya sendiri, langsung membuat kerusuhan. Dia sangat khawatir, menjadi heboh jika hal tersebut sudah berkaitan dengan Kinar. Dalam kamarnya itu, sudah ada beberapa anak buahnya yang berdiri di dekat pintu masuk dan beberapa ada di dekat pintu kamar mandi. Dan seperti yang dikatakan oleh salah satu anak buahnya sebelumnya, Zidan melihat Kinar ketiduran dengan posisi kepala yang bertumpu di dinding dan tangan yang masih memegang salah satu baju Zidan yang sudah penuh dengan busa. “Kalian semua bodoh!” bentak Zidan membuat semua anak buahnya terperanjat kaget, seketika menunduk ketakutan. Singa dalam diri Zidan sudah keluar. “Bisa-bisanya kalian membiarkannya ketiduran seperti itu?!” emosi Zidan saat ini sungguh tidak bisa tertahan, membuatnya tidak

