Genta langsung pergi ke salah satu kantor untuk menemui seseorang. Semua karyawan melihatnya dengan tatapan heran dan waspada. Itu wajar saja karena mereka tidak pernah melihat Genta sebelumnya. Apalagi pria itu bertubuh tinggi besar dan memakai baju serba hitam. Rambut dikuncir ke belakang dengan jambang tipis yang menghiasi rahang wajahnya. "Jadi kau bernama Genta?" tanya seorang pria sambil duduk di bangku kebesarannya. "Iya," jawab Genta sambil berdiri tegap. Pria itu mengamati Genta dengan saksama dan kembali bertanya, "Siap untuk menjalankan tugasmu?" "Siap." Genta menjawab sambil menatap pria itu lekat-lekat. Dari sorot matanya, ia dapat melihat lelaki itu cukup berwibawa dan pasti pintar. "Bagus, kau akan mendapatkan gaji yang sangat besar. Tapi, jika sekali saja dirimu lalai

