Bab. 11 Penolakan Genta

1719 Kata

Mentari tampak meninggi, sinarnya terlihat menerobos sebuah kamar yang cukup besar. Laura masih termangu di atas ranjang mewahnya. Sungguh ia badmood sekali ketika mendengar Genta menolak menjadi bodyguardnya dan memilih pekerjaan di tempat lain. Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu yang disusul derap langkah mendekat. "Tuan menyuruh Nona untuk bersiap-siap!" ujar Mbak Tina memberitahu. "Aku tidak mau pergi ke mana pun," sahut Laura dengan malasnya. Mbak Tina tampak menggeleng seraya berkata, "Tadi Tuan berpesan mau kasih Nona suprise." Mendengar itu Laura langsung turun dari ranjang dan menuju ke kamar mandi. Ia yakin sekali ayahnya berhasil membujuk Genta. Sungguh ia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan pria itu. Setelah setengah jam kemudian, gadis itu sudah kelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN