Nasihat

1982 Kata

“Kok mendadak Ibu tanyakan itu?” tanya Kirani setelah berhasil menguasai diri kembali. “Selama kamu sibuk kemarin-kemarin, Arun sering datang kemari. Ia mengajak Ibu mengobrol. Ibu jadi semakin suka terhadapnya,” jelas Marni. Sekarang Kirani paham. Arun telah mengisi ketidakhadiran diri Kirani sebagai anak untuk Marni. Apabila Arun memang berniat lebih dari sekedar teman terhadap Kirani, maka ia telah melakukan pendekatan yang jitu, mendekati ibunya baru anaknya. Kirani menyadari, ia memang lebih sibuk setelah menerima tawaran Fadhil. Hampir sepanjang hari waktunya habis di sekolah setiap hari kerja, sedangkan ketika hari libur tiba ia justru melakukan sesi rekaman bersama Fadhil. Hampir tak ada hari kosong dalam hari-hari Kirani. Mungkin hal itu membuat Marni merasa kesepian, sehingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN