Siasat

1121 Kata

“Yang namanya menikah, memang harus diniatkan untuk ibadah. Kalau tidak ada niat itu dan hanya ingin bersenang-senang, pasti akan mudah karam karena badai.” Saat hendak tidur pada malam harinya, entah mengapa Kirani teringat ucapan Arun tadi sore tentang niat menikah. Sambil memeluk guling, Kirani mengulang kembali momentum pembicaraannya tadi sore bersama Arun. Kirani sendiri tidak menyangka, percakapan yang dianggapnya hanya sekadar basa-basi akan berkembang ke arah diskusi serius tentang masa depan. Kirani yang awalnya ingin menghindar, terpancing juga untuk bertukar pikiran tentang konsep pernikahan. “Iya, Mas. Aku setuju, tapi kalau hanya niat ibadah tanpa ada rasa cinta kok garing ya rasanya,” timpal Kirani sambil membetulkan letak duduknya menjadi lebih tegak. “Setahu saya, agam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN