Menanti Kejujuran

1684 Kata

“Jadi bagaimana rencanamu untuk kanal kita ke depan?” tanya Dani mengalihkan permbicaraan. “Ya, aku ingin kita tetap pada tema semula. Nggak mungkin ganti tema kanal secara tiba-tiba,” ketus Fadhil. Fadhil bersikap kurang menyenangakan seperti itu karena masalah Renata mengganggu hatinya. Ia ingin segera menghubungi Renata untuk menjernihkan masalah komentar salah satu akun warganet tadi dan juga pernyataan Adam tempo hari. “Jangan marah. Jadi, apa yang baru dari kanal ini?” lanjut Dani tenang, sama sekali tak terpancing oleh emosi tinggi yang Fadhil tunjukkan. Terbiasa bekerja bersama Fadhil membuat Dani hapal betul tabiat buruk Fadhil. Sikap judes dan ketus merupakan dua perangai yang biasa dilihat Dani pada Fadhil. Oleh karena itulah, Dani mengabaikan keketusan Fadhil barusan yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN